LPJ Pengurus ISWA Periode 2019/2020

LPJ Pengurus ISWA Periode 2019/2020

Pondok Pesantren Walisongo Sragen yang diasuh oleh K.H Ma’ruf Islamuddin memang menjadi salah satu, bahkan bisa jadi satu-satunya pesantren Salafiyah berbasis pendidikan Formal Modern di Sragen yang mengembangkan potensi santri melalui berbagai telisik minat dan bakat santrinya. Salah satu bagian terpenting pengembangan di Pondok Pesantren Walisongo dalam hal itu adalah melalui keorganisasian ISWA.

ISWA merupakan sebuah wadah pengembangan soft skill bagi para santri. Mereka tidak sekedar belajar ilmu secara langsung dalam proses belajar mengajar dengan para dewan Asatidz/Asatidzah, melainkan juga harus mengelola semua kegiatan para santri baik di sekolah maupun di asrama Pondok. Selama satu tahun, mereka harus berupaya memaksimalkan potensi diri guna menjalankan amanah dan melaporkan semua tanggung jawabnya melalui LPJ.

Baca juga: Brosur Pendaftaran Peserta Didik Baru SMA Walisongo Sragen TA 2021/2022

LPJ Pengurus ISWA Periode 2019/2020

Malam ini, adalah proses LPJ para pengurus ISWA periode 2019/2020.

Gus Afif Al-Ayyubi saat Memberikan Sambutan
Laporan Bagian Kebersihan ISWA
Laporan Bagian Kemandirian ISWA
Laporan Bagian Kemandirian ISWA
Pemberian Ucapan Selamat bagi Pengurus yang Dinyatakan Lulus
Laporan Bagian Pendidikan ISWA

Metode yang dilakukan dalam proses pelaporan tugas pengurus ISWA adalah dengan membacakan semua kinerja tiap bagian pengurus yang telah mereka jalankan selama satu tahun.

Bagi Dewan dan pengurus Pondok, selaku “pengarah” Akan memberikan penilaian tiap bagian ISWA. Acuan penilaian didasarkan pada KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) yang sudah ditetapkan.

Salam semangat… (Mr. Joe)

LPJ ISWA – Siswa SMA Walisongo Berdikari dalam Kemandirian

LPJ ISWA – Siswa SMA Walisongo Berdikari dalam Kemandirian

ISWA merupakan sebuah wadah organisasi santri Pondok pesantren Walisongo Sragen. Regulasi terpadu yang dikembangkan dan digodog secara simultan oleh Pengasuh beserta jajaran Dewan Ponpes Walisongo berhasil menelurkan berbagai macam Proker (Program Kerja) di setiap tahunnya. Dari berbagai program itulah, di masa akhir kepengurusannya akan dilakukan evaluasi secara menyeluruh. Istilah yang lebih lazim dinamakan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) ISWA.

Perlu kita ketahui, bahwa masa kepengurusan ISWA adalah satu tahun. Maka, secara otomatis LPJ ISWA juga dilakukan sekali dalam satu tahun. Di tahun 2019 ini, LPJ ISWA dilaksanakanhari ini, Senin, 18 Nopember 2019 di halaman SMP SMA Walisongo Sragen. Sampai artikel ini dimuat, LPJ ISWA masih terus berlangsung.

Hakikat utama dari prosesi penyampaian LPJ adalah oleh seluruh bagian pelaksana ISWA Pondok Pesantren Walisongo Sragen adalah sebagai bentuk tanggungjawab atas jabatan yang telah mereka emban selama satu tahun. Selain daripada itu, LPJ ISWA juga menjadi salah satu parameter penting dalam mengukur kemampuan dalam mengemban amanah sebagai pengurus organisasi ISWA.

Secara hierarki, pengurus ISWA terdiri dari 15 (lima belas) bagian yang dipimpin langsung oleh Presiden dan wakilnya. Adapun struktural di bawahnya ada Sekretaris,  Bendahara, Koordinator  Wali Kamar, Koordinator Non Wali Kamar, Keamanan, Bahasa, Kebersihan, Jama’ah, Kesehatan, Sarpras, Dokumentasi, Pendidikan, dan Kemandirian. Di antara bagian-bagian tersebut, ada tiga bagian yang  masih dibagi lagi, yaitu bagian sarpras menjadi pembenahan dan keindahan, bagian pendidikan menjadi empat bagian yaitu pendidikan BM (Belajar Malam), kejami’ayahan, Alquran, dan ekstrakurikuler, serta bagian kemandirian menjadi bidang kuliner dan busana. Semuanya adalah santri SMA Walisongo Sragen.


Baca juga: Pemilu Presiden ISWA Santri dan SMA Pondok Pesantren Walisongo Sragen 2019

Mekanisme Penyusunan dan Penyampaian LPJ ISWA

Kaifiyah standar yang dilakukan dalam proses penyusunan LPJ ISWA dengan melalui pengecekan terhadap seluruh data kegiatan dan laporan yang diakumulasikan selama satu tahun. Guna mempermudah pencatatan data harian yang nantinya akan direkap selama satu tahun, para pengurus bekerja dengan penuh semangat. Seluruh pantauan yang dilakukan oleh Ketua Bagian masing-masing akan terecord dalam sebuah catatan khusus.

Untuk selanjutnya, pengakumulasian data penilaian selama setiap bulannya akan ditotal secara keseluruhan. Data inilah yang akan digunakan sebagai dasar laporan tahunan, serta akan ditunjukkan hasilnya dalam Laporan Pertanggungjawaban ISWA.

Jika diterangkan secara detil, mekanisme pelaporan tiap bidang melalui sidang pleno dengan cara memperlihatkan bukti-bukti data dan inventaris (penambahan, pengurangan maupun yang diamanahkan sebelumnya). Selanjutnya, Kabid akan membacakan hasilnya  di hadapan seluruh elemen keluarga besar Pondok Pesantren Walisongo Sragen.

Apakah semua rangkaian itu semua sudah selesai?

Belum. Acara terakhir adalah pemberian penilaian akhir yang ditentukan berdasarkan KKM yang di dalamnya meliputi kriteria daya dukung, fasilitas, prioritas, data yang valid, seberapa luas bagian tugas, dan beban tugas yang diemban.

Untuk lebih jelasnya, Anda bisa menyaksikan secara langsung prosesi penyampaian LPJ ISWA melalui laman video streeming dengan link di bawah ini:

https://youtu.be/PdkFs0aIL_E

Setidaknya, amanah yang diemban para siswa SMA Walisongo yang begitu besar menjadi cerminan bagi para santri yang saat ini masih menjadi anggota untuk lebih semangat dalam berdikari mewujudkan Visi dan Misi Pondok dengan implementasi Visi Misi SMA Walisongo Sragen. Salam semangat (Mr. Joe).