Persiapan Pokok UNBK Terbaru SMA/SMK 2019 (Wajib Ada di Sekolah)

Persiapan Pokok UNBK Terbaru SMA/SMK 2019 (Wajib Ada di Sekolah)

Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) jenjang SMA/SMK di seluruh Indonesia insyalloh akan dilamsadilak bulan April 2019 mendatang. Untuk itu,  berbagai persiapan satuan pendidikan selayaknya sejak sekarang menjadi hal utama. Jangam sampai, ujian yang begitu krusial gag dilaksanakan gara-gara minimnya persiapan dalam segi apapun.

 

Kepada Segenap Satuan Pendidikan, Proktor dan Teknisi UNBK , dimohon untuk mulai mempersiapkan Lab komputer/ruang ujian, adapun yg perlu dipersiapkan adalah :

1. Server Utama, pastikan server utama dalam keadaan Fit (akan lebih baik jika Fresh Instal).

2. Server Cadangan, pastikan server cadangan tersedia dan dalam keadaan Fit (akan lebih baik jika Fresh Instal).

3. Jaringan Client Menggunakan LAN (Bukan WIFI), pastikan jaringan client dlm keadaan baik dan semua koneksi dari client ke server atau sebaliknya lancar

4. Koneksi Internet, pastikan koneksi internet lancar baik saat singkronisasi maupun saat pelaksanaan, siapkan jg cadangan koneksi (modem external) jika sewaktu2 ada gangguan.

5. VHD Fresh, pastikan VHD yg akan digunakan adalah VHD Fresh (akan lebih baik jika dr extrak asli).

6. HardDisk External, persiapkan External HardDisk untuk Copy VHD Singkron dan VHD Harian.

7.FlashDisk, persiapkan Flashdisk untuk menampung _Folder Dump_ dari fitur Transfer Respons.

8. UPS, pastikan UPS bisa bertahan minimal 15 menit, agar bisa dilakukan reset login dan mematikan Virtual sesuai prosedur sehingga waktu pengerjaan siswa bs berhenti dan VHD tidak rusak.

9. Genset, pastikan genset tersedia khusus wilayah yang rawan pemadaman listrik, (jika mampu)

10. Pengaturan Server dan Pengaturan Sesi diweb UNBK, pastikan jumlah server utama dan server cadangan sdh sesuai dan pengaturan sesi juga direncanakan jangan sampai ada siswa yg salah sesi atau tertinggal.

11. Literasi Proktor/Teknisi pastikan proktor/teknisi melakukan literasi terhadap buku manual unbk, troubleshooting unbk dan referensi pelaksanaan unbk

12. *lKesehatan Proktor dan Teknisi, perhatikan kesehatan masing2 agar saat pelaksanaan bisa maksimal menjalankan Tugas Negara.

Catatan :
Selalu komunikasikan dg HD Kabupaten jika ada kendala apapun, jangan langsung ke HD Prov maupun Proteknas karena nantinya akan mempersulit diri sendiri (HD Prov dan Proteknas hanya akan menerima laporan dan penjelasan dr HD Kab.)

Pengaduan masalah dilakukan melalui TIKET BANTUAN.

Santri SMA Walisongo Sragen Semarakkan HSN (Hari Santri Nasional) 2018

Santri SMA Walisongo Sragen Semarakkan HSN (Hari Santri Nasional) 2018

Sragen, WalisongoNews – Pada tanggal 22 oktober 2018, di alun – alun  Sragen terdapat sebuah acara yang dibangga –banggakan para santri yaitu acara Hari Santri Nasional, disini terdapat ratusan santri  dan para penggurus NU yang berdatangan dari berbagai daerah, khususnya dari Sragen. Acara ini dimulai dengan adanya upacara yang dilaksanakan sekitar pukul 08.05 WIB.

Drumband dari MI Ma’arif Tanggan ikut memeriahkan acara tersebut. Setelah itu dilanjutkan menyanyikan lagu wajib Indonesia raya dan himne Hari Santri. Pembacaan oleh Pembina upacara yakni Kusdinar Untung Yuni Sukowati selaku Bupati Sragen. Lalu, pembacaan resolusi jihad. Setelah itu dilanjutkan pembacaan ikrar santri dilanjut dengan amanat Pembina, tidak lupa juga menyanyikan Mars Syubanul  Wathon, dan Mars hari santri. Acara yang terakhir pembacaan do’a dan penutup.

Baca juga: Pemilu ISWA Periode 2019 Pondok Pesantren Walisongo Sragen

Tidak beda jauh dengan tahun kemarin, setelah acara selesai ada penyerahan resmi  11 mobil ambulance, 1 mobil banser dan 1 sepeda motor Vario. Setelah itu ada pembagian piala bagi pemenang lomba. Piala terbanyak diraih oleh pondok pesantren Mambaut Thoyyibah Mondokan.

Acara ini selesai sekitar pukul 10.05 WIB. Para santri dan tamu undangan lainnya meninggalkan alun-alun.Tapi, setelah selesai acara petugas acara dari ponpes walisongo membersihkan alun-alun. Sekitar 50 santri dari ponpes walisongo menjadi petugas kebersihan lingkungan sebagai tanda cinta terhadap alam sekitar. Adapun juga petugas untuk hiburan atau pengisi sela waktu ada IHWA (Ikatan Hadroh Walisongo).

Pemilu ISWA Periode 2019 Pondok Pesantren Walisongo Sragen

Pemilu ISWA Periode 2019 Pondok Pesantren Walisongo Sragen

Sisi sederhana dalam implementasi demokrasi dalam keberjalalan ISWA sebagai wujud garda depan Pondok adalah melalui pemilihan Presiden ISWA. Presiden yang dimaksud di sini seperti halnya sebagai sosok Eksekutif dalam Pondok Pesantren Walisongo Sragen. Mereka akan menjalankan roda pemerintahan Pondol satu tahun ke depan (jangan samakan dengan kurun waktu jabatan Presiden di negara kita yakni 5 tahun).

Sosok presiden ISWA yang terdiri dari 4 orang yang tetbagi dalam 2 paket pemimpin, satu pasang bagi Santri Putra dan satu paket lagi untuk santri Putri. Mereka dipilih laiknya sebuah pesta demokrasi di Indonesia, yakni dipilih berdasarkan asas demokrasi, LUBER.

Pola pemilihan Presiden ISWA yang dilakukan oleh Panitia Pemilihan tersentral menjadi satu (kalau dalam pemerintahan terbagi menjadi sebuah hierarki yang panjang, KPU Pusat, KPU Propinsi, KPU Kabupaten, hingga Panitia Pemilihan Kecamatan dan Desa). Mereka berupaya menjalankan sistem pemilihan yang adil tanpa ada proses interfensi dari Santri maupun Pengasuh.

Hebatnya lagi, metode yang digunakan dalam penyampaian Visi Misi yang dinamakan masa kampanye juga diatur sedemikian rupa. Para Paslon berupaya berebut suara dari para rekan sejawat, sampai pada para dewan Asatidz Asatidzah.

Krmarin, 14 Oktober 2018 menjadi tonggak sejarah baru bagi Pondok Pesantren Walisongo Sragen. Proses demokrasi pemilihan Presiden ISWA dimulai dengan gegap gempita riang para santri. Mereka berduyun-duyun menggunakan hak pilih untuk memberikan hak suaranya guna memperoleh santri idola, pemimpin mereka 1 tahun ke depan.

Bagi santri demisioner, akan mempertanggungjawabkan kepemimpinan selama satu tahun jabatan yang diemban melalui majelis kehormatan di depan Pengasuh, Dewan Asatidz, dan seluruh santri Pondok Walisongo Sragen.

Abah K.H Ma'ruf Islamuddin memberikan Hak Suara pada Pemilu ISWA Periode 2019

Abah K.H Ma’ruf Islamuddin memberikan Hak Suara pada Pemilu ISWA Periode 2019

 

Gus Mustawa Mencoblos saat Pemilu ISWA 2019

Gus Mustawa Mencoblos saat Pemilu ISWA 2019

Penjelasan Dimensi Besaran dan Penggunaanya dalam Fisika

Penjelasan Dimensi Besaran dan Penggunaanya dalam Fisika

Pengertian Dimensi Besaran dan Penggunaanya dalam Fisika – Apakah kalian sudah mengetahui apa yang dinamakan dimensi? Untuk memahaminya kalian dapat mencermati pertanyaan berikut. Digolongkan dalam besaran apakah besaran gaya itu? Materi kita kali ini melanjutkan materi besaran dan pengukuran Fisika yang telah kita bahas sebelumnya.

Tentu kalian menjawab besaran turunan. Diturunkan dari besaran pokok apa saja gaya itu? Jika kalian cermati kembali contoh yang sudah saya sampaikan sebelumnya, maka kalian akan mengetahui satuan gaya yaitu kg.m.s-2.

Dari satuan ini dapat ditentukan besaran-besaran pokoknya yaitu massa, panjang dan dua besaran waktu. Penggambaran suatu besaran turunan tentang besaran-besaran pokok penyusunnya seperti di atas dinamakan dimensi. Dimensi dari tujuh besaran pokok telah disusun dan digunakan sebagai dasar dimensi besaran turunan.

Menentukan dimensi suatu besaran turunan dapat ditentukan dari satuannya, tentunya dapat dilakukan dengan mengetahui persamaan yang ada.

Misalkan saja Anda ingin mencari dimensi dari Luas.Maka luas merupakan hasil perkalian dari besaran pokok panjang dengan panjang. Kita tahu, bahwa satuan panjang adalah meter dan dimensinya L. Maka, dimensi dari luas adalah [L] kuadrat. Hal ini bisa Anda terapkan pula ketika ingin menentukan besarnya dimensi dari besaran pokok lain, misalnya Gaya.

Gaya merupakan hasil dari perkalian massa dan percepatan. Sedangkan percepatan sendiri adalah perubahan kecepatan terhadap waktu. Dari situ, Anda akan menemukan dimensi penyusun dari tiap bagian sehingga ketemu dimensi yang ditanyakan (gaya).

Maka,

Dimensi suatu besaran adalah cara besaran tersebut tersusun atas besaran-besaran pokoknya. Pada sistem Satuan Internasional (SI), ada tujuh besaran pokok yang berdimensi, sedangkan dua besaran pokok tambahan tidak berdimensi. Cara penulisan dimensi dari suatu besaran dinyatakan dengan lambang huruf tertentu dan diberi tanda kurung persegi

Untuk lebih jelasnya, gambar di bawah ini adalah contoh dimensi dalam fisika:

Contoh dimensi dalam fisika
Contoh dimensi dalam fisika

Berdasarkan gambar tabel di atas, Anda dapat mencari dimensi suatu besaran yang lain dengan cara mengerjakan seperti pada perhitungan biasa. Untuk penulisan perkalian pada dimensi, biasa ditulis dengan tanda pangkat positif dan untuk pembagian biasa ditulis dengan tanda pangkat negatif.

Setidaknya menurut saya Anda sudah memperoleh gambaran secara jelas.

Manfaat Dimensi

Jika kalian memahami dimensi dengan seksama maka kalian akan menemukan suatu manfaat dari dimensi. Manfaat itu diantaranya adalah seperti berikut.
(1) Dimensi dapat digunakan untuk membuktikan kebenaran suatu persamaan.

Dalam ilmu fisika banyak dibantu dengan bentuk-bentuk penjelasan sederhana berupa persamaan fisika. Bagaimanakah cara kalian membuktikan kebenarannya? Salah satu caranya adalah dengan analisa dimensional. Analisis dimensional adalah suatu cara untuk menentukan satuan dari suatu besaran turunan, dengan cara memerhatikan dimensi besaran tersebut.

Perhatikan contoh penerapan analisis demensional di bawah ini:

contoh penerapan analisis demensional
contoh penerapan analisis demensional
(2) Dimensi dapat digunakan untuk menurunkan persamaan suatu besaran dari besaran-besaran yang mempengaruhinya.

Untuk membuktikan suatu hukum-hukum fisika  dapat dilakukan prediksi-prediksi dari besaran yang mempengaruhi. Dari besaran-besaran yang berpengaruh ini dapat ditentukan persamaannya dengan analisa dimensional. Bahkan hubungan antar besaran dari sebuah eksperimen dapat ditindak lanjuti dengan analisa ini.

Perhatikan penerapannya di bawah ini:

Dimensi dapat digunakan untuk menurunkan persamaan suatu besaran
Contoh Dimensi dapat digunakan untuk menurunkan persamaan suatu besaran

Demikian sekilas informasi mengenai Pengertian Dimensi Besaran dan Penggunaanya dalam Fisika. Jika ada kata-kata dari penjelasan saya yang belum jelas, silakan disampaikan untuk kita diskusikan kembali njeh. Jangan lupa share dan salam sukses untuk kita bersama, salam. (M. Sahil Luqman)

 

Pengembangan Sikap Apresiatif Seni Rupa, Seni Musik, Seni Tari, Seni Teater

Pengembangan Sikap Apresiatif Seni Rupa, Seni Musik, Seni Tari, Seni Teater

Pengembangan Sikap Apresiatif Seni Rupa, Seni Musik, Seni Tari, Seni Teater – Pada hakikatnya semua manusia dianugerahi oleh Tuhan apa yang disebut “sense of beauty”, rasa keindahan. Meskipun ukurannya tidak sama pada setiap orang, jelas setiap manusia sadar atau tidak menerapkan rasa keindahan ini dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, ketika kita memantas diri dalam berpakaian, memilih dasi, memilih sepatu, dan berdandan (sekedar contoh).

Senantiasa rasa keindahan berperan memandu perilaku kita untuk memilih apa yang kita anggap menampilkan citra harmonis yang pada umumnya kita sebut tampan, gagah, cantik, ayu, rapi. Dalam bahasa sehari-hari, yaitu penggunaan kata “lain” menyebut fenomena keindahan. Demikian pula dalam melengkapi kebutuhan hidup, kita selalu dipandu oleh rasa keindahan.

Pengembangan Sikap Apresiatif Seni Rupa, Seni Musik, Seni Tari, Seni Teater

Pengembangan Sikap Apresiatif Seni Rupa, Seni Musik, Seni Tari,

Katakanlah dalam menata arsitektur rumah tinggal, memilih perabotan rumah tangga, televisi, kulkas, otomotif, sampai kepada pembelian piring, sendok, garpu, dan segala macam barang yang kita gunakan di kota. Demikian pula pada kehidupan di desa, hampir semua benda yang dibutuhkan memiliki kaitan dengan rasa keindahan dan seni, seperti kain tenun, keris, batik, ornamen, busana, keramik, perhiasan, alat musik, dan banyak lagi.

Hal yang sama terdapat pula di daerah pedalaman, betapapun sederhana tingkat kehidupan manusia, dalam perlengkapan dan peralatan hidupnya, seperti busana, tata rias, motif ornamen, tari-tarian, musik, dan banyak sekali karya-karya seni etnik yang sangat indah dan mengagumkan. Dengan uraian ini, menjadi jelas bahwa seni terdapat di mana-mana. Itulah sebabnya kesenian secara antropologis ditempatkan sebagai unsur kebudayaan yang universal, sama seperti rasa keindahan yang juga bersifat universal.

Tingkat kepekaan perasaan keindahan akan berkembang lewat kegiatan menerima (sikap terbuka) kepada semua manifestasi seni rupa, mengapresiasi aspek keindahan dan maknanya (seni lukis, seni patung, seni grafis, desain, dan kriya) menghargai aspek keindahan dan kegunaannya (desain produk atau industri, desain interior, desain komunikasi visual, desain tekstil, dan berbagai karya kriya (kriya keramik, tekstil, kulit, kayu, logam dan lain-lain). Melalui proses penginderaan, kita mendapatkan pengalaman estetis.

Dari proses penghayatan yang intens, kita akan mengamalkan rasa keindahan yang dianugerahkan Tuhan itu dalam kehidupan sehari-hari. Kemampuan mengamati karya seni rupa murni dan seni rupa terapan, dalam arti praksis adalah kemampuan mengklasifikasi, mendeskripsi, menjelaskan, menganalisis, menafsirkan dan mengevaluasi serta menyimpulkan makna karya seni.

Aktivitas ini dapat dilatih sebagai kemampuan apresiatif secara lisan maupun tulisan. Aktivitas pendukung, seperti membaca teori seni, termasuk sejarah seni dan reputasi seniman, dialog dengan tokoh seniman serta budayawan, merupakan pelengkap kemampuan berapresiasi, sehingga para siswa dapat menyertakan argumentasi yang logis dalam menyimpulkan makna seni.

Secara psikologis pengalaman pengindraan karya seni itu berurutan dari sensasi (reaksi panca indra kita mengamati seni), emosi (rasa keindahan), impresi (kesan pencerapan), interpretasi (penafsiran makna seni), apresiasi (menerima dan menghargai makna seni, dan evaluasi (menyimpulkan nilai seni). Aktivitas ini berlangsung ketika seseorang mengindra karya seni, biasanya sensasi tersebut diikuti dengan aktivitas berasosiasi, melakukan komparasi, analogi, diferensiasi, dan sintesis. Pada umumnya karya seni yang dinilai baik akan memberikan kepuasan spiritual dan intelektual bagi pengamatnya.

Source: KemFOdikbud