Siswi SMA Walisongo Asal Ternate Juara Pidato Bahasa Arab

Siswi SMA Walisongo Asal Ternate Juara Pidato Bahasa Arab

Anisa Hanif Lathifah nama siswi tersebut. Dia tidak seperti kebanyakan siswa-siswi SMA Walisongo Karangmalang yang berasal dari Jawa. Anisa berasal dari timur jauh Indonesia ini. Tepatnya berasal dari Ternate, Maluku Utara.

Siswi satu ini memiliki kemampuan yang menonjol di bidang public speaking. Meski bukan berasal dari Jawa yang memiliki rata-rata indeks pendidikan lebih tinggi dibanding wilayah lain di Indonesia, tidak menyurutkan semangat Anisa untuk tetap berprestasi di bidang yang dikuasainya. Pun juga hal tersebut tidak menjadikannya minder dalam berkompetisi.

Dalam event yang diselenggarakan oleh Kemenag Kabupaten Sragen tersebut, Anisa tampil sangat memukau. Pelafalan katanya jelas dan intonasinya pidatonya tepat. Semangatnya berapi-api, hingga dapat dirasakan oleh audiens. Kosa kata bahasa arab yang disampaikan beragam.

Atas penampilan yang luar biasa tersebut, akhirnya juri tidak ragu untuk memberikan gelar juara I kepada Anisa. Dengan juara tersebut, Anisa layak mewakili Kabupaten Sragen untuk tampil di tingkat provinsi Jawa Tengah. Atas prestasinya tersebut, Anisa telah memberikan kebanggaan kepada kedua orang tua, pondok, dan juga SMA Walisongo Karangmalang.

Selamat, Anisa. Tingkatkan terus prestasimu. Mari kita wujudkan slogan kita bersama “Walisongo, Jaya Selamanya”.

UNBK di SMA Walisongo Karangmalang 2019

UNBK di SMA Walisongo Karangmalang 2019

Pada hari ini, tepatnya pukul 07.30 WIB telah berlangsung UNBK di SMA Walisongo Sragen. Pada dasarnya, kegiatan UNBK pada tingkatan Sekolah Menengah Atas ini tidak hanya berlangsung di SMA Walisongo Sragen, namun juga berlangsung di seluruh Indonesia, tak terkcuali di Propinsi Jawa Tengah. Sehingga, nuansa “heroik” bagi para pemangku kepentingan baik dari internal sekolah terkait maupun Dinas Pendidikan pada lingkup SMA begitu terasa.

Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang secara serantak ini tentu saja menjadi sebuah hajat besar bagi kita semua, seperti halnya beberapa saat lagi akan kita rayakan pesta demokrasi Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, DPR Pusat, DPD, DPR Provinsi dan DPR Kabupaten di tanggal 17 April 2019. Pelaksanaan beberapa agenda nasional tersebut tentu saja menjadi harapan bagi kita semua. Semakin sukses, semakin besar rasa puas dan bangga bagi kita semua, mengingat runtutan kegiatan secara bersamaan di bulan April ini.

Baca juga: Siswa SMA Walisongo Diterima di PTN Favorit Via SNMPTN 2019

Tips Sukses UNBK 2019

Berikut ini adalah beberapa tips sukses UNBK 2019 bagi sekolah maupun bagi Siswa:

  • Persiapan mental siswa dengan baik. Jangan sampai ada siswa yang “gaptek” dan tidak mengenal komputer dengan baik. Setidaknya, dengan adanya simulasi UNBK yang memadai akan membuat Siswa lebih siap mengerjakan soal UNBK.
  • Persiapan bimbingan siswa dengan baik. Hal ini dirasa perlu guna menambah motivasi siswa dalam proses mengerjakan soal UNBK nantinya. Kesiapan siswa secara psikis dan materi akan membuat anak “PD” dengan kondisi mereka sendiri.
  • Persiapkan perangkat Komputer Utama dan Cadangan yang memadai. Artinya, kesiapan sekolah dalam mempersiapkan segala perangkat keras yang digunakan dalam proses pelaksanaan UNBK menjadi kunci utama selain keberadaan Siswa yang siap. Nah, dalam hal ini dipastikan semua hal yang berkaitan dengan hal itu (komputer, jaringan internet dan asupan listrik yang cukup) juga sangat penting. Jangan sampai keberadaan kompoter memadai namun instalasi listrik maupun jaringan internet bermsalah.
  • etc
Seremonial pembukaan unbk di SMA Walisongo
Seremonial Pembukaan UNBK di SMA Walisongo 2019
Foto bersama santri SMA Walisongo sebelum pelaksanaan UNBK
Foto bersama santri SMA Walisongo sebelum pelaksanaan UNBK
Keceriaan Panitia UNBK SMA Walisongo Pasca Suksesnya Pelaksananaan UNBK Pertama
Keceriaan Panitia Pasca Suksesnya Pelaksananaan UNBK SMA Walisongo di Hari Pertama
Monev UNBK oleh Pengawas Sekolah
Monev UNBK oleh Pengawas Sekolah
Monev UNBK oleh Pengawas Sekolah
Foto Bersama Panitia UNBK dengan Pengawas Sekolah dan Pengawas Ruang UNBK

Setidaknya itulah beberapa hal mengenai rubrik pelaksanaan UNBK di SMA Walisongo Sragen, serta beberapa tips yang perlu dipersiapkan guna kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan UNBK. Semoga tetap jaya selamanya, aamiin.

Siswa SMA Walisongo Sragen Lolos SPAN PTKIN 2019

Siswa SMA Walisongo Sragen Lolos SPAN PTKIN 2019

Beberapa saat lalu telah kami informasikan bahwa Siswa siswi SMA Walisongo diterima di PTN/Universitas Negeri favorit di Indonesia, salah satunya di UNNES Semarang melalui jalur SNMPTN.

Pada hari ini telah ada informasi penerimaan Mahasiswa Baru melalui jalur PTKIN pada Universitas Islam antaralain UIN, IAIN dan STAIN di Indonesia melalui jalur SPAN PTKIN.

SPANPTKIN merupakan pola seleksi yang dilaksanakan secara nasional oleh seluruh UIN/IAIN/STAIN dalam satu sistem yang terpadu dan diselenggarakan secara serentak oleh Panitia Pelaksana yang ditetapkan oleh Menteri Agama Republik Indonesia.

Berikut ini adalah data Siswa-siswa SMA Walisongo yang lolos dan diterima di Universitas Islam (UIN, IAIN dan STAIN) melalui jalur SPAN PTKIN:

  1. Nabita Meisya Khairani diterima di IAIN Salatiga jurusan Tadris Bahasa Inggris,
  2. Aprilia Maqhfiroh Isnaini diterima di IAIN Kudus jurusan Hukum Ekonomi Syariah,
  3. Syamila Dina Anshoriyah diterima di UIN Walisongo Semarang jurusan Studi Agama Islam,
  4. Amirul Mukminin diterima di IAIN Kudus jurusan Studi Manajemen Wakaz Zakat,
  5. Setyobudi diterima di IAIN Surakarta jurusan Aqidah dan Filsafat Islam,
  6. Nur Diyana diterima di IAIN Salatiga jurusan Hukum Ekonomi Syariah,
  7. Rausyan Fikri diterima di IAIN Salatiga jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam,
  8. Melliana diterima di IAIN Salatiga jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam, dan
  9. Putri Patricia diterima di IAIN Salatiga dengan jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam.

Itulah beberapa daftar nama Siswa-siswi SMA Walisongo Karangmalang, Sragen yang lolos diterima di Universitas Islam (IAIN dan UIN) melalui jalur SPAN PTKIN 2019. Tradisi siswa-siswi dari Pondok Pesantren memang soyogyanya juga ada yang melanjutkan study di Universitas Islam, seperti IAIN dan UIN, dengan harapan lebih mematangkan ilmu yang mereka dalami selama di pesantren.

Untuk itulah, bagi Bapak Ibu yang memiliki keinginan mendaftarkan putra putrinya untuk belajar di Pondok Pesantren Walisongo Sragen melalui pendidikan formal SMA Walisongo, dipersilakan untuk segera melakukan registrasi gelombang ke-2.

Informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami melalui laman Kontak yang sudah kami sediakan. Atua, jika ingin melakukan pendaftaran online, silakan buka link berikut (KLIK DI SINI).

Terimakasih.

Siswa SMA Walisongo Diterima di PTN Favorit Via SNMPTN 2019

Siswa SMA Walisongo Diterima di PTN Favorit Via SNMPTN 2019

Alhamdulillah, sebuah pencapaian yang luar biasa dari Siswa SMA Walisongo Karangmalang Sragen di bawah Yayasan Pondok Pesantren Walisongo Sragen. Pasalnya, di tahun pertama ini ada beberapa Siswa yang lolos diterima menjadi mahasiswa di Universitas/Perguruan Tinggi Negeri.

Berikut ini adalah beberapa data siswa yang lolos melalui SNMPTN tahun 2019 ini:

  1. Usup Mafulloh Shiddiq diterima di Universitas Negeri Semarang (UNNES) Jurusan Pendidikan Ekonomi
  2. Munadzirotun Hasanah diterima di Universitas TIDAR Jurusan Ilmu Hukum
  3. Alfina Muharroma di Universitas TIDAR Jurusan Pendidikan IPA
  4. Nabita Meisya Khairani diterima di Universitas TIDAR Jurusan Pendidikan Biologi
  5. Putri Patricia diterima di Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang Jurusan Ilmu Politik.

Baca juga: Seleksi Penerimaan Siswa Baru SMA Walisongo Gelombang 2. Ini Syaratnya!

Dengan tetap semangat menjaga mutu pendidikan dalam kancah mengahadapi revolusi Industri 4.0, SMA Walisongo berupaya mewujudkan impian dengan berbagai metode pembaruan yang ada.

Kenapa Sih Kaki dan Tangan Bisa Kesemutan? Berbahayakah?

Kenapa Sih Kaki dan Tangan Bisa Kesemutan? Berbahayakah?

Pernahkah Anda mengalamai “kesemutan“? Bisa dikatakan, kebanyakan orang pernah mengalami kesemutan. Sensasi menggelitik dan menusuk yang datang tiba-tiba di tangan atau kaki, bagaikan ditusuk-tusuk jarum kecil tersebut kerap kali menghinggapi seseorang kala kelamaan duduk.

Kejadian yang seperti itulah lazim dinamakan dengan “ kesemutan”, karena sensasi yang dirasakan mirip digerayangi ratusan semut di bawah kulit. Memang tidak sampai terasa sakit minta ampun, tapi rasanya lumayan tidak nyaman juga dan terkadang bikin susah bergerak. Anehnya, hanya dengan menggoyang-goyangkan kaki sebentar saja atau meluruskan kaki dan tangan yang kesemutan, sensasi itu perlahan menghilang.

Baca juga: Sejarah Perkembangan Ilmu Kimia dalam Berbagai Bidang

Pengertian Kesemutan dalam Pandangan Medis

Apa itu kesemutan? Dilansir dati Hello Sehat, kesemutan adalah kondisi yang Anda alami saat saraf di tangan atau kaki menerima tumpuan tekanan berat dalam waktu cukup lama. Dalam dunia medis, kesemutan disebut dengan paresthesia. Rasa menggelitik yang tidak nyaman ini biasanya terjadi di bagian-bagian tubuh yang rutin digunakan dalam kegiatan sehari-hari, misalnya kaki, lengan, atau tangan.

Definisi Kesemutan Menurut Pandangan Medis

Berlutut, duduk bersila, atau tidur bersedekap terlalu lama bisa menyebabkan sesasi menggerayang ini. Apa penyebabnya? Penyebab yang paling utama adalah saraf yang terjepit. Tubuh manusia memiliki miliaran saraf yang berfungsi sebagai jalur komunikasi dari otak dan tulang belakang ke seluruh tubuh.

Saat tangan atau kaki menerima begitu banyak tekanan dalam waktu lama, saraf-saraf yang menjalar di dalamnya akan terjepit. Saraf yang terjepit akan menyebabkan otak Anda kekurangan informasi mengenai sensasi indra peraba yang diharapkan datang dari kumpulan saraf tersebut.

Tekanan tersebut juga akan menghimpit pembuluh darah yang menyokong kerja kumpulan saraf tersebut. Akibatnya, saraf-saraf itu juga jadi tidak bisa menerima darah dan oksigen yang mereka butuhkan dari jantung. Ini menyebabkan pesan sensorik saraf jadi terblokir sehingga anggota tubuh yang bermasalah ini akan “mati rasa”. Selain saraf yang terjepit, misalnya karena Carpal Tunnel Syndrome (CTS), ada banyak kondisi lain yang bisa menyebabkan Anda mengalami kesemutan.

Sebagai contoh, gigitan serangga atau hewan, racun alergen dalam makanan laut, sakit kepala migrain, atau terapi radiasi. Konsumsi alkohol berlebihan hingga kekurangan gizi seperti vitamin B-12, kalium, kalsium, dan natrium dalam tubuh juga bisa menyebabkannya. Kadang, cedera tertentu bisa menghasilkan sensasi kebas atau menggelitik seperti tertusuk, misalnya cedera saraf leher atau hernia tulang belakang (herniated disk/nucleus pulposus atau slipped disk). Demikian juga dengan peradangan atau pembengkakan sumsum tulang belakang atau pada otak. Keduanya bisa memberikan tekanan pada satu saraf atau lebih.

Makanan yang Perlu Diperhatikan

Tiga tahapan kesemutan Kesemutan sebenarnya terjadi dalam tiga tahap. Satu sampai empat menit setelah tangan atau kaki menerima tekanan berat adalah tahap pertama yang disebut “kompresi menggelitik”. Sensasi yang muncul pada tahap ini digambarkan seperti luapan busa minuman soda yang terasa samar, atau seperti dengungan.

Tahap kedua biasanya dimulai sepuluh menit setelahnya, disebut dengan “mati rasa”. Sensasi kebas ini akan berlangsung selama tekanan pada saraf dan pembuluh darah kaki masih berlangsung. Akhirnya, setelah tekanan diangkat, tahap ketiga mulai mengambil alih proses ini: kesemutan. Kita semua sudah sangat akrab dengan sensasinya yang terasa seperti tusukan yang menggelitik dan geli mengganggu.

Sensasi kesemutan ini disebabkan oleh proses saraf perifer yang kembali bekerja untuk mengirimkan pesan rasa sakit ke otak. Kumpulan saraf lain, seperti saraf yang berfungsi mengatur suhu tubuh, akan membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih. Kesemutan biasanya akan terasa lebih menyakitkan daripada kedua tahap yang mengikutinya, tetapi kemudian akan perlahan mereda.

Kita biasanya tidak dapat mengetahui persis kapan sensasi tersebut akan kembali normal. Bagaimana cara mengatasinya? Sensasi kesemutan dapat diatasi dengan mengangkat tekanan dari bagian tubuh yang terpengaruh, misalnya dengan berdiri dan berjalan sebentar setelah duduk bersila terlalu lama, atau menggoyang-goyangkan tangan. Hal ini akan memungkinkan suplai darah kembali normal, sehingga menghilangkan sensasi mati rasa dan menggelitik yang menyulitkan Anda. Setelahnya, kaki dan tangan akan berfungsi normal seperti sedia kala.

Baca juga: Hakikat Ilmu Fisika yang Jarang Diketahui

Kesemutan yang perlu diwaspadai Kesemutan umumnya bersifat sementara. Namun pada banyak kasus, kesemutan bisa menjadi kondisi medis yang berat, kambuhan, atau kronis. Kesemutan kronis biasanya akan diikuti oleh gejala lainnya, misalnya nyeri, gatal, dan penyusutan/kelemahan otot.

Dalam kasus tersebut, kesemutan bisa menjadi tanda dari kerusakan saraf sebagai hasil dari beragam kondisi medis yang mendasarinya, misalnya kejang, cedera traumatik atau berulang, infeksi bakteri atau virus, pengerasan arteri, dan penyakit sistemik seperti stroke, diabetes, penyakit hati, ginjal, gangguan tiroid, hingga kanker. Kerusakan saraf seperti ini disebut dengan neuropati perifer. Ada lebih dari 100 jenis berbeda dari neuropati perifer, dan seiring waktu kondisi ini dapat semakin parah dan menyebabkan penurunan mobilitas tubuh hingga disabilitas.

Kesemutan juga bisa sebagai pertanda awal dari beberapa penyakit autoimun dan turunan, seperti Guillain-Barre syndrome, lupus, arthritis rematoid, Raynauds syndrome, dan Charcot-Marie-Tooth syndrome. Kapan harus ke dokter?

Gejala lain yang harus Anda perhatikan mencakup perasaan bingung dan linglung, sulit fokus, bicara cadel, gangguan penglihatan, perasaan lemah atau sakit parah, dan kehilangan kendali atas saluran pencernaan atau kandung kemih Anda. Segera cari bantuan medis terdekat jika Anda mengalami kondisi-kondisi di atas setelah Anda mengalami kesemutan yang terasa tidak biasa, atau mengalami cedera punggung, leher, atau kepala yang membuat Anda tidak dapat berjalan atau bergerak. Kehilangan kesadaran setelah mengalami kesemutan juga merupakan tanda peringatan bahwa Anda harus segera mencari pertolongan medis.

Demikian sekilan informasi mengenai Fenomena Kesemutan pada Manusia. Semoga bermanfaat, salam.